Beranda » NASIONAL » PT Astoria Perkasa Nusantara Bangun Restauran Apung Muara Angke

Senin, 21 Agustus 2017 - 10:00:00 WIB
PT Astoria Perkasa Nusantara Bangun Restauran Apung Muara Angke
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: NASIONAL - Dibaca: 472 kali

Jakarta SP Groundbreaking tersebut dilakukan di kawasan Jajan Serba Ikan (Pujaseri) di Jalan Dermaga Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara. Djarot menargetkan, pembangunan resto apung tersebut untuk dijadikan sebagai destinasi wisata kuliner bahari.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memulai pembangunan Restoran Apung Muara Angke, Jakarta Utara. Restoran yang letaknya tepat di bibir laut di dekat Dermaga Muara Angke sendiri merupakan prakarsa Presiden RI Joko Widodo saat melakukan blusukan ke kawasan Pusat Jajanan Serba Ikan (Pujaseri) Muara Angke sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2013 lalu.

Pembangunan dimulai dengan penekanan sirine serta pengecoran terhadap salah satu rangka fondasi restoran. Kita semua tentu ingin dan berusaha, melalui pembangunan restoran apung ini, mengangkat level dan kualitas dari para nelayan kita," ujar Djarot, Minggu, 20 Agustus 2017. (Warsito)

Menurut Djarot, pembangunan akan memakan biaya sekitar Rp50 miliar. Biaya itu didapat dari kompensasi pelampauan koefisien luas bangunan (KLB) dari perusahaan properti PT Kepland Investama. "Perkiraan saya, 10 hingga 12 bulan pengerjaannya selesai, ujar Djarot.

Kontraktor pembangunannya adalah PT Astoria Perkasa Nusantara. Sementara, Kepala Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI, Darjamuni menyampaikan, restoran apung akan dipakai sebagai tempat relokasi 29 pedagang makanan laut di Pujaseri yang letaknya di seberang lokasi restoran apung.Restoran apung yang dibangun akan memiliki luas 4.458 meter persegi dengan konstruksi bangunan berbentuk seperti ikan pari, berlantai dua, serta memiliki sembilan gazebo besar.

Kapasitasnya adalah sekitar 500 pengunjung. Sambil restoran apung dibangun, kawasan Pujaseri akan dirobohkan untuk menyediakan lahan guna pembangunan taman serta lokasi parkir pengunjung restoran.Selama 12 bulan dibangun, para pedagang akan direlokasi sementara ke lahan kosong di depan kantor pelabuhan, ujar Darjamuni.

Sembari menunggu pembangunan Resto Apung Muara Angke, para pedagang juga tidak keberatan apabila usaha ikan bakarnya dipindah ke tempat penampungan sementara yang berada di depan bangunan Kantor Unit Pelaksana Teknis Pengelola Kawasan Pelabuhan Perikanan dan Pangkalan Perndaratan Ikan (UPT PKPP dan PPI) Muara Angke.bertujuan untuk kemakmuran pedagang.


Ide pembuatan pasar apung sudah digagas sejak Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2013 lalu. Ide tersebut muncul ketika Jokowi meninjau Pelabuhan Perikanan Nusantara Muara Angke.Pembangunan Resto Apung Muara Angke menggunakan anggaran koefisien lantai bangunan dari PT Keepland Investama sebesar Rp 65 miliar. Pihak yang menjadi pelaksana pembangunan adalah PT Astoria Perkasa Nusantara.

BERITA TERKAIT

Nasional | Polhukam | Metropolitan | Ekonomi | Teknologi | Pendidikan | Hiburan | Profil | Ragam Berita | Susunan Redaksi
2014 SinarPagi.Net - All rights reserved