Beranda » EKONOMI DAN BISNIS » Pembangunan Kolam Benih Kota Serang Diduga Menyimpang

Senin, 21 Agustus 2017 - 10:40:50 WIB
Pembangunan Kolam Benih Kota Serang Diduga Menyimpang
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: EKONOMI DAN BISNIS - Dibaca: 242 kali

Jakarta SP Perhelatan kursi Pemilihan Kepala Daerah Kota Serang kian mendekat, seiring dengan itu kwalitas seorang pemimpin pun harus teruji agar tidak menjadi catatan buruk di kemudian hari.
Pembangunan kolam Balai Benih Ikan (BBI) yang dianggarkan tahun 2016 senilai Rp. 1,1 miliar dikelola Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Serang dinilai menjadi ladang penyimpangan anggaran.

Dugaan tersebut berdasarkan temuan tim SBN di lapangan mengenai pembangunan kolam yang terletak dikampung Sungak Desa Bendung, Kecamatan Kasemen Kota Serang yang sekarang ini kondisinya sangat memperihatinkan.

Ada beberapa indikasi dugaan penyelewengan anggaran tentang mekanisme pembangunan yang dinilai tidak standarisasi nasional, salah satunya saluran pemasukan air dan pembuangan.
Hal tersebut dikerjakan alakadar dan tidak menggunakan saluran irigasi.

Dugaan tersebut diperkuat dengan pernyataan Dedi selaku petugas dikantor BBI Kota Serang.
bahwa benar proses pengerjaan saluran air belum dilaksanakan sepenuhnya dikarena kan keterbatasan anggaran.

“Mudah-mudahan ditahun berikutnya akan dirampungkan, dan mengenai pengadaan Pagar dan Kantor BBI menggunakan anggaran yang berbeda dengan kolam.”paparnya.

Sebelumnya Ketua LSM Gerakan Masyarakat Anti Kriminalitas (GMAKS) Saeful Bahri menyatakan pembangunan kolam BBI Diduga banyak masalah.
Sejak dirampungkan anggaran dan pengerjaan proyek tersebut kami mencatat ada beberapa item kegiatan yang tidak sesuai, diantaranya saluran irigasi yang belum terselesaikan.

“Bukan itu saja, pemagaran, penembokan kolam induk juga masih belum dirampungkan sehingga berdampak keringnya air kolam akibat saluran irigasi sampai saat ini masih terbengkalai.”Ungkap Samsul Bahri bulan lalu kepada SBNews.co.id ( 23/07 ).

“Menurutnya Walikota Serang seharusnya mengawasi proyek-proyek yang dibiayai dari uang rakyat, mudah-mudahan dalam waktu dekat kami akan mengambil sikap dengan cara menggiring kasus ini ke ranah hukum.” tegas samsul bahri.

Kepala seksi perikanan Dinas Pertanian,Kelautan dan Perikanan Kota Serang Ismet menjelaskan, bahwa soal pembangunan sudah dibereskan.
Terkait dugaan tersebut Ismet memaparkan, hal ini sempat di tangani penegak hukum di Polres Serang hingga Kejari Serang namun sifatnya hanya sebatas klarifikasi atas laporan LSM.”dalihnya.

Senada dengan itu mantan Kepala Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Serang yang sekarang menjabat sebagai Kepala Dinas Periwisata Pemuda dan Olahraga (DISPARPORA) Kota Serang ‘Hafidi’ membenarkan bahwa soal pembangunan kolam sudah beres dan tidak ada masalah, kilahnya

Ditempat terpisah Unit Reskrim Kota Serang Tri membenarkan bahwa sempat menangani kasus BBI saat masih bertugas di Polres Kabupaten Serang, serta pernah memanggil beberapa pejabat guna kepentingan penyidikan.ungkap tri singkat dan selanjutnya meninggalkan ruangan, jum’at (18/8).

Wawancara dilanjutkan dengan Waka Polres Serang Tidar Wulung dan beliau membenarkan Bahwa Tri saat ini bertugas di Polres Kota Serang, silahkan saja dikomunikasikan ” jelasnya.


BERITA TERKAIT

Nasional | Polhukam | Metropolitan | Ekonomi | Teknologi | Pendidikan | Hiburan | Profil | Ragam Berita | Susunan Redaksi
2014 SinarPagi.Net - All rights reserved