Beranda » POLITIK DAN HUKUM » UMA Gelar Turnament Golf 2017

Senin, 13 November 2017 - 10:37:00 WIB
UMA Gelar Turnament Golf 2017
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: POLITIK DAN HUKUM - Dibaca: 124 kali

Jakarta SP Perkumpulan UMA (Usaha Memajukan Anakbangsa) menggelar Turnamen Golf 2017. Event golf digelar dalam kerangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2017.

Ketua Panitia Ir Tigor Sihite menjelaskan turnamen pada hari Minggu 12 November 2017 di Bogor Raya Golf Club, Bogor. Perkumpulan UMA adalah lembaga yang baru didirikan dua bulan lalu. UMA didirikan antara lain Sofhian Mile, Ferry Mursyidan Baldan, Afni Achmad, Tigor Sihite, Ade Adam Noch, N Syamsuddin CH Haesy, dan sejumlah mantan anggota DPR.

UMA sendiri bergerak di bidang sosial, bisnis, politik dan komunikasi. Event turnament golf ini adalah event yang pertama sekaligus untuk mensosialisasikan perkumpulan UMA.

Menurut Tigor Sihite, UMA Golf Turnament 2017 ini membawa misi persatuan. Makanya disebut Unity-UMA Golf Turnament. Kita beri judul Unity Golf Tournament untuk terus menghidupkan semangat bersatu anak-anak bangsa,"ungkapnya.

Selain itu, turnamen ini dihasratkan sebagai momentum refleksi untuk meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat pada umumnya. Karena para pahlawan bangsa kita, mewariskan nilai penting, yaitu bagaimana berkontribusi kepada bangsa ini melalui kerja nyata.


Tigor menjelaskan, Perkumpulan UMA merupakan wadah berkumpul berbagai kalangan yang peduli dan merespon kritis proses perubahan dan perkembangan masyarakat, dengan segala potensi dan masalahnya.Perkumpulan UMA didirikan oleh para mantan aktivis yang kini menjadi dosen, politisi, pengusaha, budayawan, eksekutif profesional, pengacara, dan wartawan.

Bagi pimpinan dan pengurus UMA, masalah toleransi dan bhinneka tunggal ika bukan sesuatu yang harus menjadi isu utama, karena dalam kehidupan sehari-hari masyarakat tidak bermasalah dengan hal itu. Tentu, tanpa menafikan ada segelintir orang yang suka memainkan isu-isu tersebut sebagai isu nasional.

Bagi UMA, fokus aktivitas yang harus dilakukan kini, adalah bagaimana memberikan kontribusi nyata kepada bangsa dan negara, mulai dari hal-hal kecil dan sederhana, tetapi berdampak luas.

UMA yang didirikan oleh mantan aktivis mahasiswa yang kemudian menjadi mantan politisi, penyelenggara negara dan pemerintahan, eksekutif profesional, dosen, budayawan, jurnalis, pengusaha, dan penggiat kemasyarakatan dalam beragam profesi.
BERITA TERKAIT

Nasional | Polhukam | Metropolitan | Ekonomi | Teknologi | Pendidikan | Hiburan | Profil | Ragam Berita | Susunan Redaksi
2014 SinarPagi.Net - All rights reserved