Beranda » HEADLINE NEWS » FGD KPPU Bahas Mahalnya Harga Beras

Selasa, 16 Januari 2018 - 10:19:01 WIB
FGD KPPU Bahas Mahalnya Harga Beras
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: HEADLINE NEWS - Dibaca: 221 kali

Jakarta SP Bulog bersama Kementerian Perdagangan,, bisa mengembangkan pasar induk beras nasional di sentra-sentra produksi beras nasional. Beberapa wilayah yang cocok untuk pengembangan pasar induk beras yakni Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jakarta, Jawa Barat dan Sumatera Utara


Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Muhammad Syarkawi Rauf mengatakan, ada empat faktor penyebab mengapa muncul kenaikan harga jual beras di pasaran dan terjadi ketidakstabilan pasokan beras saat ini.

Dia mengatakan, penyebab pertama adalah tingginya disparitas harga beras internasional dibandingkan dengan harga beras di dalam negeri memberikan dorongan untuk melakukan impor.

Menurut data FAO Pada tahun 2017, harga beras Vietnam sekitar US$ 0,31 per kg atau setara dengan Rp 4.100 per kg (Kurs rupiah per US dollar sebesar Rp. 13.225) dan Thailand harganya sekitar US$ 0,34 per kg atau setara dengan Rp 4.496 per kg).Sementara harga beras di Dalam negeri sekitar US$ 0,79 per kg menurut FAO atau sekitar Rp 10.447 per kg secara rata-rata.

Kedua, rendahnya kredibilitas data produksi beras yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pertanian.Sementara harga beras di Dalam negeri sekitar US$ 0,79 per kg menurut FAO atau sekitar Rp 10.447 per kg secara rata-rata.

Kedua, rendahnya kredibilitas data produksi beras yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pertanian.

Sementara itu, Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi menambahkan, beberapa daerah sejatinya memang mulai memasuki panen raya. Misalnya, Demak dan Sragen di Jawa Tengah. Selain itu, Sulawesi juga masih mengalami surplus beras.

"Saat ini, Demak, Sragen sudah mulai panen. Jadi ada juga daerah yang masih panen, Sulawesi juga surplus. Saat ini juga kita bawa ke Cipinang. Kemudian, sekarang kita siap mau panen raya. Jangan terlena," tandasnya.
BERITA TERKAIT

Nasional | Polhukam | Metropolitan | Ekonomi | Teknologi | Pendidikan | Hiburan | Profil | Ragam Berita | Susunan Redaksi
2014 SinarPagi.Net - All rights reserved