Beranda » NASIONAL » Apel K 3 Bersama BPJS Ketenagakerjaan Disnaker Dan Pegawai Proyek PT Wika

Rabu, 24 Januari 2018 - 00:47:46 WIB
Apel K 3 Bersama BPJS Ketenagakerjaan Disnaker Dan Pegawai Proyek PT Wika
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: NASIONAL - Dibaca: 230 kali

Jakarta SP pembangunan infrastruktur yang ada saat ini boleh dibilang sebagai permulaan. Lima tahun ke depan akan ada pembangunan infrastruktur lebih banyak.

Yang harus diubah adalah perilaku. Keselamatan kerja itu harus diutamakan. Prosedur tetap pekerja harus dijalankan, tanamkan budaya K3 dan harus bisa meminimalisir kecelakaan kerja.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memimpin apel bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Provinsi DKI Jakarta, di lapangan Equestrian, Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (23/1). Apel dihadiri 500 peserta.


Dalam apel tersebut, Sandiaga banyak menyampaikan pesan dan instruksi pada jajarannya agar selalu mengutamakan keselamatan kerja. "Hari ini kita canangkan bulan K3. Ini harga mati, bahwa keselamatan kerja harus diutamakan. Sering kita dengar kecelakaan kerja, ini harus diminimalisir semaksimal mungkin, kata Sandiaga.


Achmad Hafiz ( Deputy Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta ) mengatakan di tengah industrialisasi yang padat , pelaksanaan budaya K3 dapat terus diterapkan di perusahaan-perusahaan.

Memang budaya K3 itu sangat penting bagi perusahaan. Karena menyangkut nyawa pekerja. Oleh sebab itu, melalui kegiatan ini hendaknya dijadikan momentum dan motivasi lebih meningkatkan komitmen dalam melaksanakan budaya K3, imbuhnya.

Pertumbuhan ekonomi disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya dapat dilihat dari peran ketenagakerjaan dan sektor industri dalam memperhatikan K3 pekerjanya ujarnya


Dalam apel tersebut, Sandiaga juga menyalurkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) Kelurahan Pela Mampang, Siswanto, sebesar Rp 59,3 juta. Selain itu diberikan juga santunan kepada keluarga almarhum Anwar Sanusi, anggotan PPSU Kelurahan Malaka Jaya sebesar Rp 24 juta. Keduanya mengalami kecelakaan kerja saat menjalankan tugas.


Padahal, penerapan sistem K3 di sebuah perusahaan merupakan salah satu aspek penting dalam perlindungan ketenagakerjaan disamping pengupahan, jaminan sosial, kebebasan berserikat, dan hubungan industrial.

Meski pada Agustus 2017 angka kecelakaan kerja di Indonesia menurun pada menjadi 80.329 kasus dari 105.182 kasus pada tahun 2016, tetapi hal tersebut masih buktikan bahwa penerapan sistem K3 di Indonesia belum optimal
BERITA TERKAIT

Nasional | Polhukam | Metropolitan | Ekonomi | Teknologi | Pendidikan | Hiburan | Profil | Ragam Berita | Susunan Redaksi
2014 SinarPagi.Net - All rights reserved