Beranda » JABODETABEK » Flyover Cipinang Mengurangi Kemacetan

Rabu, 28 Februari 2018 - 20:43:30 WIB
Flyover Cipinang Mengurangi Kemacetan
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: JABODETABEK - Dibaca: 226 kali

Jakarta SP Flyover atau Jalan Layang Cipinang Lontar resmi dibuka, Selasa 27 Februari 2018. Akses dua arah yang menghubungkan Cipinang-Rawamangun dan Pulo Gadung ini, disebut dapat mengurangi kemacetan di perlintasan kereta Stasiun Jatinegara.


Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka akses jalan layang dengan status percobaan. Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Yusmada berujar, percobaan akan berlangsung selama tiga hingga tujuh hari, lalu dilakukan evaluasi.

Kami akan evaluasi perilaku dan pengkondisian dari para pengendara dengan infrastruktur yang baru. Ketika diuji coba, perlintasan kereta api akan kami permanenkan ditutup, kata dia di lokasi saat meresmikan jalan layang tersebut.


Mencoba mengarungi Jalan Layang Cipinang Lontar , Selasa (27/2) Kepadatan jalan di jam pergi dan pulang kerja ruas jalan itu tidak terlalu terasa.

Kendaraan bermotor bisa memilih, bagi mereka yang hendak mengarah ke Rawamangun, kini bisa melewati jembatan layang tanpa melintasi rel kereta yang berada dekat Lapas Narkotika Cipinang.

Namun, bagi mereka yang hendak mengarah ke Jalan Cipinang Lontar, agaknya masih harus bersabar menghadapi perlintasan kereta api.keberadaan Jalan Layang Cipinang Lontar ini memang signifikan mengurangi kemacetan.

jalan layang cuma dari Jatinegara ke Rawamangun aja biar enggak macet di perlintasan itu, soalnya biang macetnya di perlintasan itu,"

kondisi lalu lintas di Jatinegara sebelum jalan layang dibangun sangat padat. Kemacetan makin menjadi saat pembangunan jalan layang. Akses kendaraan yang hendak memutar balik pun terkena imbasnya.Pada bulan Maret 2017, Proyek pembangunan jembatan layang di kawasan Cipinang Lontar, Jakarta Timur, mulai dilaksanakan.

Alhasil, terjadi penyempitan di ruas Jalan Raya Bekasi Timur. Pada jam sibuk, penutupan sebagian ruas jalan tersebut menimbulkan kemacetan.

Pembuatan flyover Cipinang Lontar yang dilakukan secara multiyears, dan menelan biaya Rp 118 miliar itu bertujuan agar kendaraan tidak lagi melintasi perlintasan kereta api

BERITA TERKAIT

Nasional | Polhukam | Metropolitan | Ekonomi | Teknologi | Pendidikan | Hiburan | Profil | Ragam Berita | Susunan Redaksi
2014 SinarPagi.Net - All rights reserved