Beranda » JABODETABEK » Komisi D DPRD DKI Jakarta Optimisa Selesai Tepat Waktu

Rabu, 28 Maret 2018 - 10:29:50 WIB
Komisi D DPRD DKI Jakarta Optimisa Selesai Tepat Waktu
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: JABODETABEK - Dibaca: 176 kali

Jakarta SP Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta melakukan peninjauan ke lokasi proyek pembangunan Underpass Matraman.Dari hasil peninjauan lapangan, para anggota dewan yang membidangi pembangunan ini optimistis underpass tersebut bisa diuji coba (open traffic) 1 April mendatang.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Iman Satria menyakini pembangunan Underpass Matraman rampung dikerjakan akhir bulan ini sesuai batas waktu yang ditetapkan.

Tadi di lapangan juga ada ratusan pekerja. Tanggal 1 April sudah bisa uji coba. Kami optimistis pembangunan underpass tepat waktu," ujarnya di lokasi, Selasa (27/3).

Iman menegaskan, tidak akan segan memanggil sekaligus mengevaluasi kontraktor underpass jika pembangunnya meleset dari target waktu.

Tinggal dibersihkan dan diaspal saja. Yang penting sudah bisa siap dipakai kendaraan," tandasnya.Underpass Matraman-Salemba yang sebentar lagi diujicoba ternyata dilintasi saluran air raksasa. Saluran itu menggantung di langit-langit underpass yang mengarah ke Jalan Matraman Raya.

saluran itu dibuat dari beton, sehingga membuat ketinggian di bagian saluran melintang berbeda dengan langit-langit di sekitarnya.

Deputy Project Manager PT Jaya Konstruksi di proyek pembangunan underpass matraman-salemba, Jaliyul Masmaro, membenarkan hal tersebut.Menurut Jaliyul, saluran itu milik Dinas Sumber Daya Air Pemprov DKI Jakarta.

Fungsinya adalah mengalirkan air dari sebuah jalan yang berada di belakang Polsek Matraman ke Kali Ciliwung yang berada di seberangnya.

Pembuatan underpass matraman-salemba mengganggu keberadaan saluran yang membelah jalan matraman raya itu (crossing).Makanya kemudian kita buatkan saluran itu melintas di atas langit-langit underpass matraman," kata Jaliyul.

Bahkan saluran yang dibuat melintang di atas langit-langit underpass itu pun lebih besar dari saluran yang tak melewati underpass.

Ini saluran crossing. Memang dibuat agar jalan di belakang Polsek Matraman tak kebanjiran kalau hujan," kata Jaliyul kepada Warta Kota disela peninjauan Komisi D DPRD DKI, Selasa (27/3/2018) sore.
BERITA TERKAIT

Nasional | Polhukam | Metropolitan | Ekonomi | Teknologi | Pendidikan | Hiburan | Profil | Ragam Berita | Susunan Redaksi
2014 SinarPagi.Net - All rights reserved