Beranda » NASIONAL » Waskita Harus Perbaiki Jalan Yang Rusak Dampak Proyek Tol Pemalang Batang

Senin, 02 April 2018 - 11:25:22 WIB
Waskita Harus Perbaiki Jalan Yang Rusak Dampak Proyek Tol Pemalang Batang
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: NASIONAL - Dibaca: 237 kali

Jakarta SP Proses pra konstruksi tol Pemalang-Batang yang sudah dilaksanakan PT Waskita Karya sejak tiga bulan terakhir mendapatkan protes warga.

Bupati Batang Wihaji dengan tegas meminta agar PT.Waskita segera memperbaiki jalan raya Warungasem yang rusak secara permanen. Kerusakan jalan, menurut Bupati, diakibatkan oleh puluhan truk pengangkut material yang setiap hari melewati jalan tersebut guna melaksanakan pembangunan jalan Tol Pemalang-Batang.

akses jalur Tol Batang-Pemalang maka truk pengangkut material untuk pengurukan proyek tol berhenti total. Hal itu karena jalan dipenuhi dengan bebatuan dan palangan yang terbuat dari kayu.

Warga Desa Sidorejo, Tasurun, mengatakan, kerusakan jalan yang tidak kunjung diperbaiki oleh PT Waskita itu mengakibatkan warga merasa kesal sehingga mereka melakukan aksi blokir.

Kepala Teknik PT Waskita Proyek Jalan Tol Pemalang-Batang Paket 4, Nasrullah, mengatakan bahwa PT Waskita sudah mematuhi apa yang menjadi kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten Batang.

Saat ini, kami konsentrasi melakukan perbaikan jalan Nganjir, Desa Kalibeluk, Warungasem, hingga ruas jalan titik selatan Desa Cepagan hingga Pandansari," katanya.


Diketahui dengan adanya exit tol Pemalang Batang di Kota Pekalongan, pihak Pemkot berharap bisa mengangkat perekonomian warga termasuk pedagang batik.

Adapun dana yang dikucurkan Pemkot Pekalongan guna membuat jalan tersebut sebesar Rp 14 miliar dari anggaran APBD tahun 2018 untuk pembebeasan lahan terdampak jalur exit tol

Sementara Pimpinan Proyek PBTR, Tri Mulyo Wibowo, mengatakan, pihaknya meminta waktu satu minggu untuk melakukan survey.

Survey yang dimaksud adalah analisis banjir dan irigasi pertanian warga.

"Kami siap menindaklanjuti permintaan warga untuk pembuatan terowongan atau boks, kami juga meminta pemerintah desa untuk membantu administrasinya," kata Tri

Puluhan warga Desa Klunjukan, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan mendatangi kantor PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR),

Mereka menuntut PBTR membuat terowongan untuk akses jalan di Dukuh Lobang, Desa Klunjukan.
BERITA TERKAIT

Nasional | Polhukam | Metropolitan | Ekonomi | Teknologi | Pendidikan | Hiburan | Profil | Ragam Berita | Susunan Redaksi
2014 SinarPagi.Net - All rights reserved