Beranda » EKONOMI DAN BISNIS » APKKI Mengklarisifikasi

Jumat, 04 Mei 2018 - 13:19:20 WIB
APKKI Mengklarisifikasi
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: EKONOMI DAN BISNIS - Dibaca: 207 kali

Jakarta SP Produk ikan dalam kemasan, telah mendapat sertifikat atau label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Para pengusaha pengalengan ikan juga menyertakan berbagai standar dari International Standard Organization (ISO) untuk produk-produk yang diimpor.

Ketua Asosiasi Pengusaha Kemas Kaleng Indonesia (APKKI) Halim Parta Wijaya, mengatakan gpenemuan cacing parasit di dalam ikan makerel kemasan kaleng berdampak sangat besar terhadap usaha kemas kaleng.

Terutama untuk perusahaan pengalengan ikan dan nelayan penangkap ikan," kata Halim seperti dilansir , Jumat (6/4/2018).

Menurut dia, yang menjadi masalah adalah bangkai cacing pada ikan kaleng makerel.

Tetapi dengan kondisi dan informasi yang beredar saat ini , bisa membuat masyarakat berpersepsi ikan kaleng sarden itu tidak sehat dan berbahaya," sebutnya.

Halim menyebutkan, jumlah ikan kaleng makerel sangat sedikit dibandingkan ikan kaleng sarden. Namun sejauh mana efek jangka panjangnya, Halim belum bisa memastikan.

Akan muncul dampak bawaannya pada perusahaan kaleng dan perusahan pembuat pelat timah (bahan baku kaleng), ucapnya
Beredarnya kabar penemuan cacing parasit di dalam ikan makerel kemasan kaleng membuat ketidakpastian pada usaha kemas kaleng.

Pemerintah mengklarifikasi kepada masyarakat terkait pemberitaan yang tengah beredar. Pasalnya, pemerintah turut berpartisipasi dalam mengatur regulasi produksi ikan dalam kemasan di Indonesia.
BERITA TERKAIT

Nasional | Polhukam | Metropolitan | Ekonomi | Teknologi | Pendidikan | Hiburan | Profil | Ragam Berita | Susunan Redaksi
2014 SinarPagi.Net - All rights reserved