Beranda » EKONOMI DAN BISNIS » Kembali Kerjasama BC & BNN Berantas Narkoba

Senin, 28 Mei 2018 - 13:47:54 WIB
Kembali Kerjasama BC & BNN Berantas Narkoba
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: EKONOMI DAN BISNIS - Dibaca: 192 kali

Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia agar para aparat penegak hukum dapat bersinergi mengamankan Indonesia dari peredaran narkotika yang kian marak terjadi. Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap jaringan penyelundup 68 Kg Katinon dan 15.487 butir pil ekstasi. Modus yang digunakan adalah dengan menggunakan false compartement dengan menaruh narkotika di dinding kardus paket barang kiriman.

Pengungkapan jaringan penyelundup 68 Kg Katinon bermula dari informasi intelijen. Petugas mencurigai dua paket dengan alamat tujuan Jakarta Utara. dan dua paket lainnya ke Dumai. Riau. Keempat paket yang disinyalir berisi narkotika tersebut. tiba di Kantor Pos Pasar Baru pada 16 Maret 2018 dan segera dilakukan pemeriksaan mendalam dan uji sample di Laboratorium Bea Cukai Jakarta. Hasilnya barang dalam keempat paket tersebut merupakan daun kering dari tanaman Khat yang mengandung katinon. Bea Cukai kemudian berkoordinasi dengan BNN untuk melakukan controlled delivery pada 23 Maret 2018 di sekitaran Kantor Pos Jakarta Utara. Dari penindakan ini petugas gabungan berhasil mengamankan satu orang tersangka. Dari hasil pengembangan kasus. petugas juga melakukan controlled delivery di Dumai Riau. hasilnya pada 27 Maret 2018 petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka bersama dua paket narkotika tersebut.

Dalam konferensi pers yang digelar pada hari Senin (28/05). Direktur Jenderal Bea Cukai. Heru Pambudi menjelaskan, “Selain berhasil mengungkap jaringan penyelundup 68 Kg Katinon, petugas Bea Cukai dan BNN juga berhasil mengungkap jaringan penyelundup lima paket barang kiriman yang berisi 15.487 butir ekstasi.” ungkap Heru.

Heru menambahkan bahwa kasus yang berhasil diungkap di atas turut menambah daftar panjang penindakan narkotika yang dilakukan Bea Cukai. “Hingga Mei 2018. Bea Cukai telah berhaSil melakukan 192 kasus penindakan dengan berat total barang hasil penindakan mencapai 3.559 Ton. meningkat dari tahun 2017 pada periode yang sama. Sedangkan selama tahun 2017. Bea Cukai telah berhasil melakukan penindakan terhadap 346 kasus penyelundupan narkotika dengan total berat barang hasil penindakan mencapai 2.139 Ton.” ujar Heru. Peningkatan jumlah tangkapan dan pengungkapan jaringan penyelundup ini merupakan buah kerja keras Bea Cukai, yang beberapa di antaranya juga merupakan hasil dari sinergi dengan BNN. POLRI. dan instansi lain.

Heru menjelaskan, dalam pengungkapan kasus ekstasi. petugas mencurigai paket yang diduga berisi narkotika dan kemudian melakukan pemeriksaan. Hasilnya. petugas menemukan tablet dalam masing-masing paket. Pada paket pertama ditemukan 3.080 butir tablet. pada paket kedua ditemukan 3.163 butir tablet, padaybx paket ketiga ditemukan 2.993 tablet. dan pada paket keempat ditemukan 3.268 butir tablet. Tablet tersebut kemudian diperiksa di minilab Bea Cukai Soekarno Hatta dan hasilnya menunjukkan bahwa tablet tersebut berupa ekstasi.

“Bea Cukai Soekarno Hatta kemudian berkoordinasi dengan BNN melakukan control/ed delivery dua paket barang kiriman tersebut ke Bogor dan Cikarang. Sementara untuk kedua paket sisanya, Bea Cukai Soekarno Hatta dan BNN juga berkoordinasi dengan Bea Cukai Bandung.” Ujar Heru.

Pengembangan di Bogor dimulai pada tanggal 2 April 2018. Berdasarkan hasil pengantaran k6 daerah babakan Dramaga, kedapatan nihil atas nama SP. Petugas kembali ke kantor pos Bogor dan berkoordinasi dengan pihak Pos untuk menerbitkan surat panggilan kepada pemilik barang. Namun hinhga tanggal 13 April 2018 sejak surat diterbitkan tidak ada pihak yang ambil paket tersebut.

Dari hasil controlled delivery di Sukajadi, Bandung petugas berhasil mengamankan TL pada tanggal 2 April 2018. Setelah itu berhasil lagi diamankan dua orang lainnya berinisial LP dan RWS.

Petugas juga kembali mengamankan satu buah paket yang dicurigai berisi ekstasi. Pada hari Rabu ( 11/04). Petugas Bea Cukai Soekarno Hatta dan BNN berkoordinasi dengan pihak kantor pos Jakarta Barat untuk pengantaran paket ke alamat yang tertera, namun alamat tersebut kosong.

Pada hari Senin (16/04) petugas kembali mengamankan orang lagi berinisial L dan A untuk mengambil paket tersebut. Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti dengan A. Dari pengembangan petugas berhasil mengamankan sabu dari rumah tersangka S seberat 1 gram dan apartemen dan tersangka J seberat 200 gram.

Penindakkan yang berhasil dan bukti serius dari pemerintah dalam pemberantasan peredaran narkoba, seluruh elemen masyarakat diminta untuk berperan aktif dalam memberantas dan menindak tegas terhadap para pengedar, ” pungkas Heru Pambudi.
BERITA TERKAIT

Nasional | Polhukam | Metropolitan | Ekonomi | Teknologi | Pendidikan | Hiburan | Profil | Ragam Berita | Susunan Redaksi
2014 SinarPagi.Net - All rights reserved