Beranda » METROPOLITAN » Diskusi Front Rakyat Anti Korupsi Soal BLBI

Selasa, 07 Agustus 2018 - 15:17:55 WIB
Diskusi Front Rakyat Anti Korupsi Soal BLBI
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: METROPOLITAN - Dibaca: 188 kali

Jakarta SP Front Rakyat Anti Korupsi Menggelar Diskusi Publik yang bertajuk “Skema Penyelesaian Skandal Kasus Korupsi Di BLBI” yang diadakan pada, Selasa (7/8/2018) yang bertempat di Restoran Gado Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat.

Hadir sejumlah Narasumber Kondang yang sudah tidak asing lagi seperti : DR.Andi Wahyu sebagai pengamat Hukum, DR.Suparji sebagai pengamat Hukum, DR Hasbullah sebagai pengamat Hukum, Eko B.Supriyanto sebagai Pimred Info Bank dan
Ubedilah Badrun sebagai pengamat Politik.

Tujuan dari Diskusi Publik ini adalah KPK dituntut untuk segera menyelesaikan Skandal Korupsi Di BLBI, Segera Tangkap para koruptor yang masih berkeliaran bebas dalam skandal korupsi di BLBI dan segera membedah skema hukum dalam penyelesaian kasus BLBI.

Akibat dari skandal kasus BLBI tersebut, negara telah mengalami kerugian hingga mencapai ratusan triliun rupiah. Ini sungguh kejahatan yang sangat luar biasa dan sudah pasti membuat rakyat semakin sengsara dan negara makin bengkak hutang-hutangnya kepada bank dunia.

Banyak cara sudah dilakukan untuk skema penyelesaian antara lain realese dan discharge Inpres no 8/2002 dimasa Megawati yakni berupa SKL kepada obligor BLBI. Yang ironis kita pun harus menanggung dana bunga rekap 80 triliun/th sampai 2030 di APBN.

Tentu kita berharap momentum saat ini sudah layak BLBI dituntaskan. Sehingga ada penuntasan yang kekal dan komprehensif sehingga uang negara yang jumlahnya ratusan triliun bisa dikembalikan untuk kemakmuran rakyat.

Pengamat Hukum, Hasbullah menjelaskan, ada 16 bank yang tidak kooperatif, bahkan bank-bank tersebut ada yang tak memiliki Surat Keterangan Lunas (SKL) dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

“Itu ada 16 bank yang tidak kooperatif, bahkan tak mau menandatangani PKPS, serta tak memiliki Surat Keterangan Lunas (SKL) dari BPPN,” pungkas Hasbullah dalam acara diskusi publik tersebut.

Dalam diskusi Publik tersebut, Fahmi sebagai koordinator aksi sangat menyayangkan kinerja KPK yang sangat lamban dalam proses penyelesaian skandal Korupsi BLBI, “Jelas-jelas perbuatan para mafia koruptor BLBI ini sangat merugikan negara dan rakyat, KPK harus bertindak cepat untuk menangkap dan mengadili para koruptor BLBI tersebut”, Tegas Fahmi di depan para awak media dan massa yang hadir dalam diskusi publik tersebut.

“Dengan terselenggaranya acara Diskusi Publik ini, kita secara bersama menguak tentang kasus hukum dalam penyelesaian korupsi di BLBI, kita bisa saling bertukar pendapat untuk segera menyelesaikan kasus BLBI ini yang telah berjalan berlarut-larut selama bertahun tahun, ini juga bagus untuk masukkan kepada KPK Agar Segera merespon cepat untuk segera menangkap dalang mafia skandal korupsi BLBI”, terang Fahmi.


BERITA TERKAIT

Nasional | Polhukam | Metropolitan | Ekonomi | Teknologi | Pendidikan | Hiburan | Profil | Ragam Berita | Susunan Redaksi
2014 SinarPagi.Net - All rights reserved