Beranda » JABODETABEK » FJP2 Kunjungi Proyek Bendungan Sukamahi & Cimahi (Cipayung)

Selasa, 24 September 2019 - 09:44:30 WIB
FJP2 Kunjungi Proyek Bendungan Sukamahi & Cimahi (Cipayung)
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: JABODETABEK - Dibaca: 144 kali

Jakarta SP Pembangunan kedua bendungan itu merupakan salah satu bentuk antisipasi banjir yang kerap melanda Jakarta. Sekadar kilas balik, pembangunan ini telah digagas Jokowi bersama kepala daerah se-Jawa Barat dan disepakati dalam rapat di Bendung Katulampa, Bogor, 20 Januari 2014.

Proses pembangunan kedua bendungan baru terakselerasi selepas Jokowi terpilih sebagai presiden RI pada Oktober 2014. Pada 2016, kontrak pembangunan kedua bendungan ditandatangani.

Pada Senin (23/9) Tim FJP2 meninjau pembangunan Bendungan Sukamahi dilanjutkan dengan Bendungan Ciawi. Ketika iPembangunan kedua bendungan itu untuk mengurangi kerentanan kawasan metropolitan Jakarta dari bencana banjir.


Gery Rahmadan (BBWSCC) yang di dampingi HSE PT Abipraya (Ka Pro Wima sedang berhalangan) membenarkan pembangunan Bendungan Sukamahi dan Ciawi dimaksudkan untuk mengantisipasi banjir Jakarta dari sisi hulu. Namun, dia menekankan usaha di hilir juga penting.

"Di hulu seperti pembangunan Bendungan Sukamahi dan Ciawi, yang di hilirnya banyak seperti Ciliwung, sodetan Ciliwung ke BKT, terus sekarang yang dikerjakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat sumur resapan, drainase dibersihkan," ujarnya

Kalau itu semua dikerjakan, Insya Allah mengurangi banyak. Contoh di sini saja, di Ciawi dan Sukamahi diperkirakan mengurangi banjir di Jakarta 30 persen. menambahkan

Bendungan Ciawi (Cipayung) berlokasi di bagian hulu Sungai Ciliwung di Desa Cipayung, Desa Gadog, dan Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung, dan Desa Kopo di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Bendungan ini membutuhkan lahan dengan total 899 bidang seluas 78,7 hektare yang digunakan sebagai area kontruksi 28,59 hektare, area genangan 31,96 hektare, dan area "green belt" 18,15 hektare.

Bendungan itu menampung aliran Sungai Cisarua, Sungai Cibogo, dan anak Sungai Ciliwung dengan volume tampungan 6,74 juta meter kubik. Bendungan Sukamahi berlokasi di bagian hulu Sungai Cisukabirus di Desa Sukamahi, Kecamatan Mega mendung, Kabupaten Bogor.

Pembangunan Bendungan Sukamahi membutuhkan lahan dengan total 621 bidang seluas 49,82 hektare yang digunakan sebagai area kontruksi 34,38 hektare, area genangan 5,23 hektare, area "green belt" 8,89 hektare, area jalan masuk 0,44 hektare, dan area fasilitas umum 0,88 hektare.

Bendungan Sukamahi menampung aliran Sungai Cisukabirus dan anak Sungai Ciliwung dengan volume tampungan 1,68 juta meter kubik. Kedua bendungan ditargetkan selesai pada ada pertengahan 2019 dengan pendanaan bersumber dari APBN tahun jamak masing-masing Rp757,8 miliar untuk Bendungan Ciawi dan Rp436,97 miliar untuk Bendungan Sukamahi.

Kontrak Bendungan Ciawi ditandatangani pada 23 November 2016 antara Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) dengan kontraktor PT Brantas Abipraya-Sacna KSO dengan nilai pekerjaan konstruksi Rp 757,8 miliar melalui kontrak tahun jamak (multi years). Bendungan itu menampung aliran Sungai Cisarua, Sungai Cibogo dan anak Sungai Ciliwung dengan volume tampungan 6,45 juta m3.


Sementara penandatanganan kontrak pembangunan Bendungan Sukamahi dengan daya tampung 1,68 juta m3, senilai Rp 436,97 miliar dilakukan pada 20 Desember 2016 dengan kontraktor PT Wijaya Karya-Basuki KSO.

Selain pembangunan bendungan dan normalisasi Sungai Ciliwung, dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga diperlukan melalui pembersihan drainase, sungai-sungai kecil, pemeliharaan waduk, bahkan pembangunan waduk baru di Jakarta.Sangat mengurangi banjir di Jakarta. Waduk Sunter, Pluit, Melati, Setiabudi semuanya harus di kerjakan, dibersihkan terus.(aris munandar/fariz)



BERITA TERKAIT

Nasional | Polhukam | Metropolitan | Ekonomi | Teknologi | Pendidikan | Hiburan | Profil | Ragam Berita | Susunan Redaksi
2014 SinarPagi.Net - All rights reserved