Beranda » JABODETABEK » Bali Ekspor Buah Manggis

Selasa, 05 November 2019 - 09:58:41 WIB
Bali Ekspor Buah Manggis
Diposting oleh : Redaksi
Kategori: JABODETABEK - Dibaca: 117 kali

Denpasar, Bali, SP (4/11/2019) – Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Denpasar mencatat adanya pergeseran musim manggis akibat perubahan cuaca. Tahun lalu panen sudah mulai di bulan Agustus kini terjadi di bulan Oktober 2019.Kondisi ini segera diantisipasi dengan menyiapkan petugas pengawas mutu ekspor melalui program Agro Gemilang.

“Program ini digagas Badan Karantina Pertanian guna memberi layanan ekspor cepat. Dengan adanya petugas yang kita latih, harapannya buah manggis yang siap panen bisa lolos persyaratan negara tujuan ekspor,” kata Kepala Karantina Pertanian Denpasar, I Putu Terumanegara saat lakukan monitoring di rumah kemasan Manggis di Denpasar, Senin (4/11).

Menurut Putu, dari data sistem automasi perkarantinaan, IQFAST diwilayah kerjanya tercatat adanya peningkatan ekspor komoditas pertanian yang satu ini. Tercatat di tahun 2018 sebanyak 4.029 ton senilai Rp. 203,8 miliar, sementara di awal musim 2019, bulan Oktober sudah berhasil
membukukan 1.551 ton dengan nilai ekonomi Rp. 93,4 miliar. Harapannya hingga akhir tahun nanti akan ada kenaikan yang signifikan, tambahnya.

Direktorat Teknis di Kementan bersama dengan pemerintah daerah dengan membangun sentra buah khas tropis berbasiskan kawasan. Saat ini ada 3 (tiga) kabupaten yakni Kabupaten Tabanan, Buleleng dan Karangasem.

Sementara untuk negara tujuan ekspor, Putu juga mencatat adanya 2 pasar di negara baru yakni Ceko dan Khazakhtan. Setelah sebelumnya Cina, Singapura, Malaysia dan Vietnam menjadi pelanggan buah dengan rasa legit dan masam ini.

Pendampingan Eksportir Produk Pertanian,Pemenuhan persyaratan teknis Sanitary and Phytosanitary Measure (SPS) menjadi syaratmutlak bagi keberterimaan produk pertanian yang akan melapak di pasar global.

Untuk itu, Karantina Pertanian Denpasar selaku otoritas karantina pertanian menjadi penjamin kesehatan dan keamanan produk yang akan diekspor.

Pemeriksaan melalui tindakan karantina yang disesuaikan dengan protokol ekspor masing-masing negara dan produk menjadi kunci keberterimaan produk.

Guna memberikan percepatan layanan ekspor, melalui gerakan Ayo Galakkan Ekspor produk pertanian oleh Generasi Bangsa, di musim panen manggis kali ini
melatih 23 orang petugas rumah kemas. Pembekalan berupa alur operasional mitigasi OPT/OPTK mulai dari kebun hingga barang sampai di negara tujuan yang disesuaikan dengan persyaratan protokol negara tujuan.

Petugas asal rumah kemas PT. Surya Elok Sejahtera ini telah sebelumnya mengikuti program yang sama dengan produk berbeda. Produk hortikultura yang telah berhasil di ekspor pada musimnya masing-masing adalah mangga ke Rusia, bawang merah ke Jepang dan berbagai buah tropis ke Ceko.

Sesuai kebijakan Kementan untuk menggenjot ekspor, Karantina Pertanian Denpasar menyiapkan layanan ‘jemput bola’ . “Kami siapkan layanan di gudang pemilik atau inline inspection. Kami juga mengapresiasi pemda yang telah membangun pertanian berbasis kawasan. Sangat memudahkan kami dalam memberikan layanan ekspor cepat,”pungkas Putu
BERITA TERKAIT

Nasional | Polhukam | Metropolitan | Ekonomi | Teknologi | Pendidikan | Hiburan | Profil | Ragam Berita | Susunan Redaksi
2014 SinarPagi.Net - All rights reserved